Superfood Tidak Ada

Tapi Cobalah 8 Makanan Sehat Ini

Apa itu superfood? Istilah ini berarti pilihan makanan sehat yang akan berdampak positif pada kesehatan Anda.

Penting untuk diingat bahwa tidak ada satu makanan pun yang dapat membantu Anda mengubah kesehatan secara drastis.

Anda harus memperbaiki kebiasaan makan dan gaya hidup kita secara keseluruhan.

Meskipun superfood tidak ada, makanan tertentu memiliki lebih banyak manfaat kesehatan dibandingkan yang lain.

Berikut adalah 8 pilihan makanan sehat yang harus Anda coba.

Kacang-kacangan adalah makanan nabati seperti kacang, lentil, kacang polong, kedelai, dan lainnya.

Mereka dianggap sebagai superfood karena kaya akan serat, protein, vitamin B, besi, magnesium, dan zinc.

Kacang-kacangan secara alami rendah lemak, yang menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk pertumbuhan otot, penurunan lemak, dan pemeliharaan berat badan.

Sayuran hijau gelap adalah makanan seperti: kale, bayam, arugula, selada Roma, sawi hijau, dan swiss chard...

Sayuran ini merupakan sumber yang baik dari zinc, vitamin K, vitamin C, besi, magnesium, kalsium, dan serat.

Mereka juga mengandung senyawa anti-inflamasi yang dapat menghambat pertumbuhan jenis kanker tertentu.

Kefir dan yogurt adalah produk fermentasi yang terbuat dari susu.

Mereka tinggi protein, kalsium, kalium, probiotik, dan vitamin B.

Penelitian telah menunjukkan bahwa makanan fermentasi seperti kefir dan yogurt memiliki manfaat kesehatan yang besar untuk kesehatan usus Anda, yang berperan besar dalam pencernaan dan kesehatan otak Anda.

Meskipun minyak zaitun tinggi kalori, ini adalah komponen utama dari diet Mediterania, dan memiliki banyak manfaat jika dikonsumsi dalam jumlah moderat.

Minyak ini kaya akan lemak tak jenuh tunggal yang sehat, antioksidan, dan dapat membantu mengurangi peradangan.

Studi menunjukkan bahwa ini juga dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung.

Gunakan minyak zaitun sebagai bumbu sehat atau minyak untuk memasak pada suhu rendah (cobalah minyak kanola untuk memasak pada suhu tinggi).

Telur memiliki reputasi buruk karena kandungan kolesterolnya yang tinggi.

Namun, penelitian telah menunjukkan bahwa bukan kolesterol saja yang meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, tetapi makanan yang mengandung lemak trans dan jenuh.

Telur kaya akan protein, antioksidan, selenium, vitamin A, vitamin B, dan zinc.

Jangan ragu untuk makan telur secara teratur.

Bawang putih sangat bergizi dan lezat. Ini adalah sumber serat, selenium, vitamin B6, dan vitamin C yang baik.

Senyawa aktif dalam bawang putih dapat membantu mengurangi tekanan darah.

Studi menunjukkan bahwa bawang putih juga dapat membantu meningkatkan kadar kolesterol dan menurunkan risiko penyakit jantung.

Tambahkan satu atau dua siung bawang putih ke dalam makanan Anda untuk membuatnya lebih lezat.

Kacang dan biji-bijian tinggi serat, protein, dan mikronutrien.

Berikut adalah kacang dan biji-bijian umum: kenari, almond, pecan, kacang mete, biji rami, biji bunga matahari, biji labu...

Kacang dan biji-bijian populer karena sifat antioksidannya dan kandungan asam lemak omega-3 (ALA).

Mereka dapat membantu menjaga kesehatan jantung Anda.

Mereka adalah makanan yang padat kalori yang harus dikonsumsi dalam jumlah moderat meskipun memiliki banyak manfaat.

Cobalah untuk makan segenggam kacang dan biji-bijian setiap hari.

Ikan kaya akan protein, lemak sehat (asam lemak omega-3: EPA & DHA) dan memiliki berbagai manfaat kesehatan seperti: mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, dan peradangan.

Cobalah ikan seperti salmon, steak tuna, sarden, herring, trout liar.

Ikan dan makanan laut lainnya dapat tinggi logam berat, jadi cobalah untuk membatasi konsumsi ikan Anda menjadi satu hingga tiga porsi per minggu.

  • Superfood tidak ada
  • Makanan tertentu memiliki lebih banyak manfaat kesehatan dibandingkan yang lain
  • Kacang-kacangan tinggi protein dan serat, cobalah kacang atau lentil
  • Cobalah yogurt & kefir untuk meningkatkan kesehatan usus Anda
  • Gunakan minyak zaitun untuk memasak pada suhu rendah dan sebagai bumbu
  • Cobalah untuk mengonsumsi telur secara teratur, mereka kaya akan protein dan mikronutrien
  • Tambahkan bawang putih ke dalam makan siang dan makan malam Anda, rasanya enak dan dapat membantu mengurangi tekanan darah
  • Cobalah untuk makan segenggam kacang dan biji-bijian secara teratur
  • Tambahkan lebih banyak ikan ke dalam diet Anda, mereka tinggi lemak sehat
  • Katherine D. McManus, MS, RD, LDN. 10 super foods to boost a healthy diet
  • Jouris, K. B., McDaniel, J. L., & Weiss, E. P. (2011). The effect of omega-3 fatty acid supplementation on the inflammatory response to eccentric strength exercise. Journal of sports science & medicine, 10(3), 432.
  • Davis CD. The Gut Microbiome and Its Role in Obesity. Nutr Today. 2016 Jul-Aug;51(4):167-174. doi: 10.1097/NT.0000000000000167. PMID: 27795585; PMCID: PMC5082693.
  • Gary K Beauchamp 1, Russell S J Keast, Diane Morel, Jianming Lin, Jana Pika, Qiang Han, Chi-Ho Lee, Amos B Smith, Paul A S Breslin, "Phytochemistry: ibuprofen-like activity in extra-virgin olive oil"
  • Richard C, Cristall L, Fleming E, Lewis ED, Ricupero M, Jacobs RL, Field CJ. Impact of Egg Consumption on Cardiovascular Risk Factors in Individuals with Type 2 Diabetes and at Risk for Developing Diabetes: A Systematic Review of Randomized Nutritional Intervention Studies. Can J Diabetes. 2017 Aug;41(4):453-463. doi: 10.1016/j.jcjd.2016.12.002. Epub 2017 Mar 27. PMID: 28359773.
  • Soliman GA. Dietary Cholesterol and the Lack of Evidence in Cardiovascular Disease. Nutrients. 2018;10(6):780. Published 2018 Jun 16. doi:10.3390/nu10060780
Bagikan
Memuat...